Rabu, 27 Maret 2019
ADAB KETIKA MENGUAP
🗣 *ADAB KETIKA MENGUAP*
*Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam beberapa hadits menerangkan kepada kita beberapa etika dan adab ketika menguap. Di antaranya adalah:*
1⃣ *Menjaga dan menahan mulut semaksimal mungkin untuk tidak terbuka.*
Hal ini sebagaimana tersebutkan dalam sebuah hadits dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
*“Jika salah seorang di antara kalian menguap maka tahanlah semaksimal mungkin (agar mulutnya tidak terbuka).”*
HR. Al-Bukhari no. 6223 dan Muslim no. 2994
2⃣ Jika tidak mampu untuk menahan mulut agar tidak terbuka, maka tutuplah dengan tangan.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
*“Jika salah seorang dari kalian menguap maka tahanlah dengan meletakkan (menutupkan) tangannya ke mulutnya karena sesungguhnya syaithan bisa masuk (bila tidak ditutup).”*
HR. Muslim no. 2995) dari sahabat Abu Said Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu.
*Cara yang kedua ini tidak harus menutup dengan tangan secara langsung, namun bisa juga dengan menggunakan kain atau sapu tangan atau yang semisalnya. Demikian pula tidak harus dengan tangan kanan atau tangan kiri atau dengan keduanya, boleh yang mana saja asalkan mulut bisa tertutup dan tertahan.*
Lihat Fathul Bari dan Fatawa Ibn Utsaimin rahimahullah
3⃣ *Janganlah sampai bersuara aah.. aah.. atau haah.. haah..atau yang semisalnya.*
*Mengenai hal ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:*
*“Jika salah seorang di antara kalian menguap maka tahanlah semaksimal mungkin dan janganlah bersuara haah haah.”*
HR. Abu Dawud no. 5028 dan At-Tirmidzi no.2747 , dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.
Adab-adab ini dilakukan baik di dalam shalat ataupun di luar shalat.
Lihat Syarah Shahih Muslim dan Fatawa Ibn Utsaimin rahimahullah
📖Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam Bersabda :
*من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه*
🛐 *Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.(HR.Muslim,Hadist No.1893)*.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar